Jum. Jun 18th, 2021
DISKOMINFO INDRAMAYU – Masih terus bertambahnya pasien yang meninggal karena suspact maupun terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu membuat petugas pemulasaran jenajah RSUD Indramayu kewalahan dan beberapa orang sempat jatuh sakit. Akibatnya pemulasaran dan pemakaman jenazah sering mengalami keterlambatan.
Menyikapi hal tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu mengerakan relawan untuk melakukan pemulasaran jenazah hingga pemakamannya. Setidaknya tercatat saat ini sudah ada 11 relawan yang siap melakukan tugas-tugas kemanusian untuk memakamkan jenazah pasien suspect dan terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai protokol kesehatan.
Pjs. Bupati Indramayu Bambang Tirtoyuliono mengatakan, berdasarkan laporan dari Satgas di RSUD dan Dinas Kesehatan bahwa petugas jenazah saat ini hanya 4 orang. Sementara pasien yang meninggal baik yang suspect maupun yabg terkonfirmasi positif semakin bertambah. Karenanya dibutuhkan penambahan tenaga untuk memakamkannya sesuai dengan prosedur protokol kesehatan, untuk keselamatan bersama.
Bambang menegaskan, 11 relawan pejuang kemanusiaan itu mendapat pelatihan dan pembekalan terhadap pemulasaran jenazah hingga ke pemakamam dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19. Mereka juga bertugas siang dan malam.
“Para relawan ini berasal dari BPBD, Tagana, FPRB, TNI, dan Polri,” kata Bambang. (Aa DENI/DEDY/Diskominfo Indramayu) @mediajatibarang