Sel. Des 1st, 2020

JATIBARANG – Pemerintah Kabupaten Indramayu Kecamatan Jatibarang, melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona pada Hari Rabu 11, Maret 2020 08:00 Wib di Aula Kecamatan Jatibarang.  Salah satu anggota tim Tanggap Covid-19 dari Puskesmas Jatibarang, Camat jatibarang mengatakan, sosialisasi dilakukan pada seluruh jajaran Muspika Kecamatan Jatibarang, Ka. Uptd/Uptb/Kwkbp, Kepala Sekolah SD/SMP/SMA/MA, Kuwu se-Kecamatan Jatibarang, Ketua MUI Kecamatan Jatibarang, Ka.KUA, Ketua PKK Desa, Ketua Posyandu se-Kecamatan Jatibarang, Camat Jatibarang Indra Mulyana, AP, M.Si, mengatakan, edukasi kepada masyarakat berupa imbauan untuk cuci tangan setelah beraktivitas, pemakaian masker bagi orang yang sedang sakit, dan etika bersin atau batuk di tempat umum.  “Cara pencegahan virus corona salah satunya dengan menjaga kebersihan. Jika memang kita sedang sakit atau tidak enak badan, gunakan masker,” kata Indra Mulyana, menyampaikan hal tersebut, Rabu. “Jika kita batuk atau mau bersin, bisa menggunakan masker atau tisu sekali pakai dimana menutup hidung atau bagian mulut, lalu kita buang ke tempat yang disediakan,” tuturnya. tim Tanggap Covid-19 dari Puskesmas Jatibarang menyediakan hand sanitizer bagi masyarakat yang ingin mencuci tangan.  Para dokter dan anggota tim Tanggap COVID-19 juga mengajarkan masyarakat cara mencuci tangan yang baik.  Sejumlah masyarakat yang beraktivitas untuk mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dan mengikuti instruksi dokter tentang cara mencuci tangan yang baik.  Anggota tim Tanggap COVID-19 juga mengimbau masyarakat tak khawatir dengan penyebaran virus corona selama mereka menjaga kebersihan badan dan lingkungan.  “Jangan mudah percaya hoaks atau pesan berantai yang beredar. (Penyebaran virus corona) itu tergantung imunitas kita, asal kita makan minum bergizi dan menjaga pola makan,” ucap Camat Jatibarang, Seperti diketahui, ada empat orang pasien tertular virus corona di Indonesia. Keempat orang ini masing-masing disebut sebagai pasien kasus 1, pasien kasus 2, pasien kasus 3 dan pasien kasus 4.  Empat pasien tersebut masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. (red)