Jum. Feb 28th, 2020

SIAGA BENCANA ANTISIPASI TANGGUL KRITIS

2 min read

  JATIBARANG – Curah hujan yang tinggi ditambah dengan angin kencang membuat semua elemen di Kabupaten Indramayu siap siaga bencana. Tidak terkecuali Pemerintah Kecamatan Jatibarang.

Setelah melakukan rapat koordinasi tanggap bencana, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jatibarang melakukan pengecekan enam titik tanggul Sungai Cimanuk yang dianggap rawan jebol, Senin (16/1/2020).

Dalam kesempatan itu, Camat Jatibarang Indra Mulyana AP MSi mengungkapkan, rapat koordinasi yang melibatkan Polsek Jatibarang, Koramil Jatibarang, Kepala UPT/UPTD instasi terkait di Keca

matan Jatibarang, sebagai langkah tanggap bencana di musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi. Mengantisipasi bahaya banjir yang disebabkan luapan Sungai Cimanuk.

“Semua stakeholder Kecamatan Jatibarang selalu siap siaga berkomitmen bersama-sama mengatasi dampak bencana di musim penghujan tahun ini,” kata Indra.

Indra menyebutkan, di wilayah Kecamatan Jatibarang terdapat enam titik tanggul Sungai Cimanuk rawan jebol. Titik rawan jebol tersebar di beberapa desa yakni Desa Pilangsari Blok Cilengkong, Desa Jatibarang Baru (Kelep) Blok Buyut Bintara, Desa Jatibarang Belakang Ria Busana, Desa Jatisawit Blok Buyut Gentong, Desa Lobener Blok Buyut Wangsaita, dan Desa Lobener Lor Blok PDAM Jalan Pancoran Mas.

“Petugas kita selalu siap siaga, terus pantau kondisi tanggul, pemdes pun diimbau untuk selalu melakukan piket siaga bencana, sudah diberlakukan, semoga masih tetap aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Jatisawit Wardam mengatakan, untuk mengantisipasi dampak bencana lebih besar, pihaknya mulai ber Gotong Royong akibat Tanggul Kritis yang terkena abrasi oleh aliran sungai yang terletak di Blok Buyut Gentung.

“Potensi bencana bukan hanya banjir saja, tapi hujan disertai angin kencang. Mengantisipasi bencana, pemdes 24 jam melakukan piket jaga, terutama pada saat hujan deras disertai angin kencang,” ujarnya.

Ditegaskan Indra Mulyana ( Camat Jatibarang ), menghimbau masyarakat agar selalu siap siaga, jika menghadapi musim penghujan dengan itensitas curah hujan tinggi. “Masyarakat harus lebih peka, Pemcam selalu mengimbau agar selalu siap siaga,” katanya.